Makna dibalik ridho suami adalah ridho Allah

Hubungan suami istri merupakan ikatan hubungan antara dua manusia yang disaksikan oleh Allah Subhanahu wata’ala dan para malaikatnya. Hubungan ini bukan hanya memperoleh restu dari sesama manusia tapi juga dari sang Pencipta dan penghuni langit. Suami adalah pemimpin karena itulah ada istilah ridho suami adalah ridhonya Allah.

Kehidupan rumah tangga mempunyai tujuan yakni sakinah, mawadah, warohmah. Ketika sang suami ridho terhadap istri dan istri qonaah terhadap suami. Alangkah indahnya keluarga dengan konsep yang demikian.

Kenyataannya, tak semua pernikahan seindah pelangi. Ada beberapa saudara kita yang pernikahannya justru menjadi ujian baginya. Salah satunya, istri atau suami yang menjadi cobaan.

Suami yang mendapat cobaan istri yang tidak qonaah dalam urusan agama. Maka perlu memiliki keluasan hati. Ladang pahala bagi suami untuk mendidik istri menjadi wanita shalihah. Karena suami mempunyai kendali penuh terhadap jalannya nakhoda rumah tangga mereka. Suami yang sholeh mempunyai andil besar bagi istri. Karena ridho Allah adalah ridho suami. Dan hanya ridho suami yang taat kepada Allah lah yang akan mengantarkan istrinya ke JannahNya.

Lalu jika seorang istri mendapatkan suaminya sebagai cobaan baginya, maka jalan keluar pertamanya adalah dengan kesabaran, yang kedua dengan do’a. Suami adalah nakhoda. Jika sang nakhoda bukanlah orang yang taat kepada Tuhannya, maka kemana kapal akan ditujukan? Kemana akan berlabuh? Dalam hal ini sang istri wajib baginya menentang perintah suami yang melanggar aturanNya. Allah akan memberi petunjuk ataupun mengarahkan apa yang harus dilakukan sang istri. Jika masih baik bagi akhiratnya maka Allah akan tampakkan kebaikan, jika tak baik maka Allah akan pisahkan dengan caranya.

Ridho Allah ada pada ridho suami adalah ketika suami tersebut taat kepada Allah dan bertaqwa kepadaNya. Karena suamilah pemimpin yang diberi kelebihan-kelebihan baik fisik logika. Maka Suami yang taat kepada Allah akan menunjukkan jalan dan mengajak istrinya melalui jalan menuju Rabbnya meski jalan itu penuh duri, kerikil tajam, dan lubang. Suami yang takut kepada Rabbnya akan membimbing istrinya menuju Ridho Allah dengan penuh kasih sayang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s