Suami menanggung dosa istri, benarkah?

Sebuah pernikahan menjadi sebuah perjuangan dikala salah satu pihak baik suami maupun istri berada dalam jalur yang tidak semestinya. Ketika sang istri enggan melaksanakan shalat misalnya, maka suami menjadi orang pertama yang harus mengingatkannya, memperingatkan lalu mengajaknya. Hingga muncullah istilah suami menanggung dosa istri. Benarkah demikian?

Hal ini karena perjanjian sang suami dengan Allah dan disaksikan oleh para saksi yang mendengar ijab kabul ketika akad nikah membuat suami menjadi orang yang bertanggung jawab penuh terhadap istrinya. Segala hal menyangkut istri sang suami harus tahu. Karena dialah yang akan ditanyai oleh malaikat tentang apa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin.

Lalu sejauh mana sebenarnya tugas atau tanggung jawab suami tersebut sebenarnya? Tak ada batasan bagi tugas seorang suami dalam memimpin istrinya. Seorang suami wajib membimbing istrinya menuju ridho Allah.

Kita sering mendengar bahwa suami adalah yang akan bertanggung jawab atas dosa yang dilakukan istrinya. Benarkah demikian? Kalimat tersebut mengacu pada kepemimpinan suami. Yakni setiap pemimpin harus bertanggung jawab terhadap apa yang dipimpinnya. Dalam hal ini bertanggung jawab akan istri dan anak-anaknya. Lalu bagaimana jika sang istri melakukan dosa apakah suami yang akan menanggung dosanya? Tentu ada hal yang lebih bijak dalam menyikapi hal ini. Suami hanya akan menanggung dosa istri ketika sang suami tidak mengingatkan, memperingatkan, atau mengajak kepada kebaikan dan mengingat Allah. Istri tetap membangkang dan tidak menuruti nasehat suami pun tidak mengikuti ajakan suami dalam kebaikan dan mengingat Allah. Maka dalam hal ini, sang suami tidak dapat disalahkan. Ia telah memenuhi kewajibannya sebagai pemimpin. Terkecuali jika sang suami lalai dalam mendidik istri bahkan mengajak istri melakukan hal yang dilarang Allah maka suami akan menanggung dosanya dan juga dosa istrinya.

Jadi yang dimaksud dengan suami ikut menanggung dosa-dosa istri adalah ketika sang suami tidak memiliki kemauan dan usaha untuk mengajak istrinya ke jalan yang baik dan benar, tidak memberi peringatan akan dosa dan hukuman dari perbuatan buruk, dan tidak pula mengulurkan tangannya untuk mengajak istrinya mendekati Allah.

Sedangkan sebagai seorang istri tak perlu menunggu suami mendapat teguran dari Allah hanya karena tak mengingatkan istri. Mencari ilmu agama Allah dan mengaplikasikannya merupakan tugas semua umat islam. Maka seorang istri harus menjadi pribadi muslim yang berilmu dan berakhlak. Karena kelak istri akan menjadi ibu yang menjadi guru pertama bagi anak-anaknya. Istri dapat mengikuti kajian rutin, membaca buku, mendengarkan ceramah, atau masih banyak aktifitas lain sebagai penunjang bagi perbaikan ilmu dan akhlak seorang istri.

وَلا تَزِرُ وازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرى
Artinya: “Seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain.” (QS. Al-Isra [17]: 15)
Maka, setiap individu akan menanggung dosanya masing-masing. Mereka akan bertanggung jawab atas dosa yang dilakukan. Oleh karena itu, perbaikilah diri kita masing-masing karena setiap yang kita gunakan akan dimintai pertanggung jawaban.

Milikilah suami yang mencintai dirinya hingga ia takut akan adzab Allah dengan begitu ia akan menjaga pula keluarganya dari api neraka. Jadilah istri yang mencintai dirinya hingga ia menghindari perbuatan yang membuatnya masuk ke dalam neraka. Pribadi yang mencintai dirinya tentu mencintai Allah karena ia tak akan membiarkan dirinya mendapat siksa dari Allah. Dengan begitu suami tak perlu menanggung beban dosa istri, bahkan istri bisa menjadi partner terbaik menuju ridhoNya

Wallahua’lam Bishawab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s