TIPS TATA RIAS PENGANTIN MUSLIMAH

Saat ini telah banyak calon pengantin yang memesan rias pengantin muslimah untuk hari pernikahan mereka. Semakin banyak juga inovasi-inovasi yang harus dilakukan demi membuat pelanggan yang memesan jasa kita tidak merasa kecewa. Nah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merias pengantin yang mengenakan hijab karena ada beberapa hal yang tidak bisa disamakan dengan merias pengantin pada umumnya.
Gunakan make up yang berlabel halal
Wanita muslimah tidak hanya menginginkan riasan yang membuat mereka terlihat cantik dan anggun tetapi juga keberkahan dari apa yang mereka gunakan dalam pernikahan mereka. Dengan menggunakan kosmetik dan peralatan rias yang halal mudah-mudahan sang pengantin wanita tak lagi merasa khawatir dan keberatan.
Gunakan hijab yang menutup dada
Wanita muslimah yang memahami tentang batasan aurat tentu menginginkan hijab yang ia kenalan ketika menikah adalah hijab yang menutup dada. Kreasikan hijab dengan aksesoris seperti bunga melati, bros, dan bentuk aksesoris lain dengan hijab yang digunakan namun tetap memperhatikan kesesuaiannya dengan tetap menutup dada.
Sesuaikan cara memakai hijab dengan bentuk wajah.
Bentuk hijab mempengaruhi bentuk wajah. Karena itu hijab yang digunakan harus benar-benar sesuai dengan bentuk wajah si pengantin. Misalnya, bentuk wajahnya bulat, maka jangan sampai turban penutup bagian dalamnya terlihat. Begitupun jika wajahnya lonjong, usahakan agar tulang pipinya tidak tertutupi hijab. Wajah yang berbentuk oval lebih mudah dikreasikan dengan berbagai bentuk hijab karena bentuk wajah ini fleksibel.

Pakaikan make up berwarna natural

Pengantin muslimah kebanyakan menyukai warna yang natural. Warna yang soft, pastel, atau monocrom pada hijab dan pakaian mereka. Maka untuk make up wajah mereka juga lebih suka yang natural agar terkesan anggun.

Warna yang mencolok dan glamour kurang disukai karena tidak sesuai dengan karakter wanita muslimah yang sederhana namun tetap cantik dan anggun. Warna natural memang cocok untuk merias perempuan-perempuan berjilbab yang tidak suka dengan sesuatu yang berlebihan apalagi make up.

Tambahkan hena
Hena menjadi icon tersendiri dalam riasan para pengantin yang mengusung tema islami dalam pernikahan mereka. Hiasan hena biasa digunakan dalam acara pernikahan wanita-wanita mesir. Menggunakan hena selain memberi kesan ketimuran juga memperindah tangan mereka. Biasanya idalam hena yang dibuat terdapat pesan dan makna bagi pemakainya. Namun kini hena juga bisa riasan biasa bahkan bisa juga digunakan dalam acara selain pernikahan.
Perindah hiasan pada bagian mata

Mempelai wanita muslimah yang berhijab tidak menyukai dandanan medok dan menor merak lebih suka dengan make up sederhana. Oleh karena itu risan yang harus ditonjolkan adalah pada bagian mata. Seperti kata orang mata adalah jendela hati. Mata digunakan dalam komunikasi karena itu mata menjadi bagian penting bagi manusia. Riasan mata yang indah membuat wanita muslimah terkesan tegas meski sederhana. Selain itu berhias pada bagian mata merupakan yang sering dilakukan oleh istri Rosulullah
Jangan gunakan blush on yang terang
Warna blush on dapat membentuk wajah. Misalkan warna terang untuk pipi yangvterlalu kurus agar terlihat berisi dan warna cokelat atau gelap untuk pipi yang tembem agar terlihat berisi. Tapi perempuan berjilbabbiasanya kurang suka dengan warna terang pada pipi mereka. Untuk menyiasati pipi yang tembem anda bisa pakaikan jilbab yang menutup bagian rahang agar tembemnya tertutupi oleh jilbab.

Gunakan warna lipstik yang tidak mencolok

Seperti halnya blush on, wanita muslimah juga menghindari warna lipstik yang menyala terang. Karena akan terkesan glamour atau berlebihan. Mereka lebih suka warna soft seperti pink, orange, atau coklat muda. Kesesuaian antara riasan pada mata, pipi, dan lipstik juga harus diperhatikan agar tetap terlihat natural dan anggun. Warna lipstik yang terlalu soft juga akan membuat pengantin terlihat pucat maka pilihlah warna yang aman seperti orange atau pink.
Gunakan kain hijab yang tidak tembus pandang

Kain penutup kepala dan dada yang digunakan tidak boleh terlalu tipis karena akan mengganggu kenyamanan pemakainya. Karena syarat jilbab tidak boleh tembus pandang apalagi menampakkan sebagian rambutnya. Gunakan kain yang dingin seperti bahan katun strecth agar pengantin tidak kepanasan ketika berada di kursi pelaminan. Kain jilbab berbahan satin akan terasa panas meski terkesan mewah. Namun, yang kita inginkan adalah kenyamanan bagi pemakainya dengan tetap mempertahankan keselarasan dari riasan wajah dan hijab yang digunakan.

Nah, demikianlah tips tata rias pengantin muslimah yang bisa anda praktekkan pada para pelanggan anda. Memberi tatanan rias pengantin muslimah memang tidak semudah mendandani pengantin dengan tema biasa karena diperlukan menjaga kaidah-kaidah dalam peraturan islam itu sendiri. Perlu diingat bahwa pengantin muslimah tidak menghendaki dandanan yang berlebihan karena hal itu dilarang oleh aturan agama mereka. Semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s