Anak Adalah Investasi Akhirat

Setiap pernikahan menginginkan penerus generasi. Kebaikan generasi ditentukan oleh cara orang tua mendidik anak-anaknya sebagai penerus generasi keluarga, bahkan penerus bangsa juga penerus dakwah. Karena itulah anak adalah investasi akhirat.

Anaklah yang akan menjadi penerus perjuangan penegak kalimat Allah. Dimana harapan-harapan dan do’a orang tua ada didalam setiap langkah yang ia ambil. Disanalah cita-cita orang tua kelak akan diwujudkan anaknya, yaitu surga.

Anak bisa menjadi penentu surga dan neraka bagi kedua orang tuanya. Anak yang shaleh dan shalehah akan mendoakan orang tuanya baik ketika masih hidup maupun ketika sudah meninggal. Tapi, anak juga bisa menjadi penyebab seseorang masuk neraka.

Pernah ada orang tua shaleh yang hendak masuk surga, tapi dihadang oleh malaikat karena tidak berhasil mendidik anaknya. Anaknya dibiarkan saja melanggar perintah Allah tanpa diberi peringatan. Jadilah orang tua itu masuk ke neraka bersama anaknya. Naudzubillah…

Ada juga sebuah kisah orang tua yang diringankan siksa kuburnya karena doa anak-anaknya yang shaleh dan shalehah. Begitu dahsyatnya efek do’a anak kepada orang tuanya.

Bagaimana anak adalah hasil didikan orang tuanya. Meski anak juga belajar dari lingkungan tapi sebagian besar kepribadiannya dibentuk dirumah. Kita bisa saja gagal berbisnis. Tapi jangan sampai gagal mendidik anak.

Pernikahan disebut sebagai setengah agama karena didalamnya ada tugas berat yakni mendidik generasi Rabbani. Karena tugas berat inilah maka pernikahan harus berlandaskan atas dasar agama. Anak adalah anugerah sekaligus ujian dari Allah yang harus kita didik dengan segala daya upaya kita.

الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلاً

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalah adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik menjadi harapan. [Al Kahfi:46].

Berikan pendidikan yang baik, pakaian yang menutup aurat, dan makanan yang halal agar kelak anak menjadi pribadi yang santun, pejuang yang tangguh, dan menjadi pribadi-pribadi pemegang bendera khilafah. Menjadi panji-panji Ilahi yang siap berjuang dijalan Allah dan menegakkan kalimat Allah.

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Q.S. Al Furqon 74)

Selanjutnya titipkanlah anak kepada Allah. Karena tugas kita adalah membekali anak dengan ilmu agama agar anak menjadi manusia beriman. Ketika ia memasuki dunia yang sesungguhnya maka agamalah yang menjadi pijakan baginya. Supaya ia menjadi anak yang tidak silau akan dunia.

Anak-anak adalah milik Allah. Maka, Allahlah yang punya hak atas dirinya. Jika kita telah melakukan segala upaya agar sang anak tetap berada dijalanNya, namun anak memiliki sendiri ujiannya yang harus dia hadapi dengan bekal ilmu yang ia miliki.

Didiklah anak dengan Tauhid sebagai dasarnya. Agar ia hanya takut ketika Allah murka kepadanya. Agar Allahlah yang menjadi tempatnya bertanya tentang segala sesuatu. Agar ridho Allahlah yang ia cari dalam hidupnya.

Didiklah anak dengan kasih sayang agar ia merasa hatinya sudah cukup dengan kasih dari orang tuanya tanpa perlu mengemis kasih dari orang lain.

Didiklah anak dengan ilmu. Karena ilmulah yang akan melindunginya. Ilmu tidak akan bisa dicuri kareba terekan didalam memori sendiri. Sehingga segala sesuatu yang akan dilakukan ia pertimbangkan dengan matang.

Anak adalah investasi akhirat. Anak yang shaleh akan mengalirkan pahala kepada kita meski kita sudah tidak mampu lagi beramal. Anak yang mencintai Allah pasti mencintai orang tuanya.

Wallahualam Bishawab.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s